News

Pimpinan Dewan Ajak Pejabat Pemda Sumbawa Gunakan Sepeda Listrik NgebUTS

SUMBAWA- Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Abdul Rafik mengajak pejabat-pejabat di Kabupaten Sumbawa untuk menggunakan sepeda listrik produk NgebUTS. Ajakan ini disampaikan Rafik setelah melakukan uji coba sepeda listrik buatan Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) ini pada Jumat, 13/8.

Uji coba ini dilakukan saat Bidang pengembangan motor listrik UTS NgebUTS, melaunching solar power charging stasiun di depan rektorat UTS. 

Hadir di acara tersebut, selain ketua DPRD kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq,  hadir juga Wakil ketua 3 Nanang Nasiruddin dan Ketua Badan Kehormatan Muhammad Yamin, Syaifullah, dan Muhammad Faisal.

Ketua DPRD Abdul Rafiq mengagumi sepeda listrik buatan anak UTS dan pemuda Desa Boak ini.

 

“Tadi setelah kami menjajal dan mencoba langsung motor listrik Ngebuts sungguh luar biasa. Kami mendorong perkembanganya, apalagi sekarang kita ini sedang perang dengan bahaya gas emisi atau polusi udara. Kenapa tidak dengan teknologi luar biasa yang dihasilkan oleh UTS, bisalah kita dorong pengembangannya dan insya Allah kami akan mulai dari lembaga DPRD sehingga bisa menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dan juga kepada masyarakat Sumbawa tentang cara menggunakan moda transportasi listrik dari UTS ini,” ujar Rafik.

Ketua BK DPRD Sumbawa M.Yamin juga mengungkapkan rasa kagumnya. Bahkan, Yamin yang juga hoby gowes memberikan saran-saran agar sepeda listrik NgebUTS lebih nyaman dikendarai.

Selanjutnya, para wakil rakyat yang hadir langsung membeli sepeda listrik NgebUTS dan membawa pulang.

Pada kesempatan tersebut Rektor UTS Dr. Chairul Hudaya mengatakan Penggunaan Motor listrik ini sangat aman dan ramah lingkungan. “Untuk pengisian daya liatriknya ada dua cara yakni melalui listrik PLN dan melalui Tenaga listrik pembangkit Surya atau matahari yang kita launching hari ini bersama dengan Ketua DPRD,” katanya.

Untuk pengisian yang dilakukan di Solar Power Charging station disediakan gratis di Depan gedung Rektorat UTS. Stasiun ini berbasis tenaga Surya. Setiap pemakai dapat datang ke tempat ini, bila dimulai dari daya nol maka dibutuhkan waktu 2 jam untuk pengisian secara full. “Dan mahasiswa bisa meninggalkan sambil kuliah,” Imbuhnya.

“Kemudian Ada beberapa tipe dari motor listrik yang dibuat diantaranya ada tipe Gemilang, tipe Maras, Tipe Elang, Tipe Dea Mas dan perpaduan dari tipe yang ada. Kami berharap motor listrik ini dapat dipakai oleh masyarakat Sumbawa” kata Dr. Chairul. (jar)