Rector Notes

Pendidikan Tinggi untuk Semua

Rector Notes No. 300

Mengenyam pendidikan tinggi adalah dambaan bagi setiap putra putri bangsa. Namun kenyataannya tidak semua dari mereka bisa mendapatkan kesempatan itu. Kendala utamanya biasanya karena ketiadaan biaya untuk kuliah. Apalagi biaya kuliah di perguruan tinggi terbilang cukup mahal bagi sebagian kalangan.

Semua memahami bahwa untuk menyelenggarakan sebuah pendidikan tinggi memerlukan biaya yang besar. Dosen perlu dihargai dengan layak. Kesejahteraan staf juga perlu diperhatikan. Belum lagi penyediaan sarana dan prasarana kuliah yang tidak murah.

Rasanya mustahil memberikan pendidikan tinggi yang terjangkau jika hanya dibebankan kepada perguruan tinggi. Apalagi PT swasta yang tidak mendapatkan anggaran dari negara. Sementara pendidikan tinggi sebenarnya bukan hanya tanggung jawab PT atau pemerintah semata, tetapi juga dunia usaha/industri.

Di UTS, ribuan mahasiswa telah mendapatkan beasiswa. Ada yang full, ada yang partial funded. Mereka memang betul betul membutuhkan. Banyak yang berasal dari keluarga pra-sejahtera. Ketika lulus, mereka bisa mengubah nasib keluarganya. Ada yang melanjutkan kuliah S2/S3, berwirausaha atau bekerja pada perusahaan BUMN/swasta.

Hari ini saya mendapat cerita yang penuh perjuangan dari Dr. Ira Puspadewi, Dirut PT. ASDP Indonesia Ferry. Anak pedagang asongan di sekitar pelabuhan, anak petugas penarik jangkar kapal yang tinggal di sekitar pelabuhan akan melanjutkan pendidikannya di UTS. Bukan tidak mungkin selepas lulus mereka bisa menjadi pegawai yang membesarkan ASDP.

Saya percaya, roda kehidupan terus berputar. Sekarang mereka mendapatkan beasiswa, suatu saat mereka yang akan memberi beasiswa. Terima kasih PT ASDP Indonesia Ferry yang telah bersama sama memberikan akses pendidikan tinggi kepada putra putri bangsa ini.

Terima kasih tim KDN Warek 4 yang terus bersemangat mengawal cita cita kita bersama bahwa mengenyam Pendidikan Tinggi adalah hak seluruh rakyat Indonesia.

#utsmembumidanmendunia