Rektor Note

Tim Drone NgebUTS

Rector Notes No. 281

Kamis lalu, setelah ashar, Pak Topan (dosen elektro), Pak Yunan (dosen informatika) dan Pak Eri (dosen informatika) berkumpul di ruang saya. Mereka tergabung dalam Tim Drone NgebUTS. Setelah sepeda motor listrik, cold storage dan solar-power submersible pump untuk berbagai aplikasi berhasil dibuat dan siap untuk dihilirisasi, mimpi kami selanjutnya adalah membuat pesawat tanpa awak atau drone.

Tujuan aplikasinya untuk bidang pertanian. Misalnya, untuk membantu proses penyemprotan atau pemetaan/pencitraan lahan pertanian. Bayangkan betapa lama dan membahayakan kesehatan petani apabila penyemprotan pestisida/insektisida dilakukan secara manual seperti saat ini. Selain itu tentu membutuhkan waktu yang lama.

Sore itu, Pak Topan dkk memasang controller kecepatan motor yang paketnya baru saja sampai. Setelah dipotong makan malam dan shalat magrib, drone ready pukul 8 malam. Malam itu juga kami ingin uji coba. Beberapa kali proses penerbangan dilakukan, namun masih ada keraguan untuk bisa terbang atau tidak. Karena kami paham bahwa ada risiko yang mungkin dihadapi, yaitu drone jatuh.

Saya berikan jaminan untuk jangan takut mencoba. Akhirnya sang pilot pun menekan tuas ke atas. Drone terbang sekitar 2 meter, lalu oleng dan jatuh. Salah satu lengannya yang terbuat dari carbon fiber patah. Saya bilang dengan tim, untuk tidak menyerah. Kita akan belajar banyak dari kondisi ini.

Kalau Thomas Alfa Edison dulu menyerah, mungkin tidak ada lampu listrik saat ini. Demikian juga Wright bersaudara yang menjadi penemu pesawat. Ratusan bahkan ribuan kali mereka melakukan percobaan agar bisa mendapatkan hasil yang optimal.

 

 

Sebenarnya aplikasi drone untuk bidang pertanian sudah banyak dikembangkan. Sebagai kampus berbasis teknologi, tentu ini menjadi tantangan para peneliti/dosennya. Masih banyak yang harus dilakukan agar drone yang diimpikan bisa terwujud. Bahkan kalau bisa, drone itu jadi satu mata kuliah praktikum di prodi Teknik Elektro dan Teknik Informatika. Di integrated lab lah mimpi mimpi itu akan dirajut, in syaa Allah satu bulan lagi gedungnya akan selesai.

Semangat tim drone NgebUTS!

#utsmembumidanmendunia