Rector Notes

Shalat Berjamaah, Kunci Kemajuan Organisasi

Rector Notes No. 246

Organisasi didefinisikan sebagai tempat aktivitas bagi sekumpulan orang untuk mencapai tujuan bersama. Karena banyak orang berkumpul dengan karakter dan sifat yang berbeda beda, maka dalam sebuah organisasi sering muncul masalah atau gesekan diantara para anggotanya. Ini adalah hal yang 

lumrah terjadi, yang tentu saja dapat mengganggu ketercapaian tujuan yang ingin diraih.

Kekompakan, kedisiplinan, kesetiakawanan, kesolidan, kesatupaduan gerak para anggota adalah kunci utama kemajuan sebuah organisasi. Banyak cara yang dilakukan para pemimpin organisasi untuk membentuk karakter para anggota. Bagi umat muslim, shalat berjamaah adalah salah satu metodenya.

Shalat berjamaah membentuk kedisiplinan kelompok. Ketika adzan berkumandang, kita meninggalkan segala jenis aktivitas yang sedang dikerjakan. Individu satu mengajak individu lainnya berjalan menuju masjid/mushalla.

Permasalahan-permasalahan dalam sebuah organisasi biasanya terjadi karena kesalahpahaman. Melalui shalat berjamaah, Allah dapat mendekatkan hati para anggota organisasi sehingga permasalahan bisa diminimalisir.

Di kampus, paling tidak ada dua shalat berjamaah yang dilakukan, shalat Dzuhur dan Ashar. Semakin sering pertemuan para dosen, staf dan mahasiswa dalam sebuah shalat jamaah, semakin kecil konflik antar individu terjadi. Akhirnya lingkungan yang saling mendukung terbentuk dan kolaborasi pun dapat terealisasi.

Alhamdulillah, di bulan suci Ramadhan kali ini, Masjid Al Kahfi, tempat dimana keluarga besar @universitasteknologisumbawa bersujud diramaikan dengan shalat berjamaah. Setelah shalat Dzuhur dilakukan kultum/tausiyah dari pimpinan dan dosen sebagai sarana saling mengingatkan untuk terus meningkatkan ketaqwaan.

Sedikit demi sedikit masjid ini kita perindah agar para warga kampus lebih semangat dalam menunaikan shalat berjamaah.

#utsmembumidanmendunia