Rector Notes

Robby Sahrullah, Enterpreneur Muda dari Marente

Rector Notes No. 201

Saya sering mendengar cerita mengenai Robby Sahrullah dari para kolega di UTS. Namun belum pernah bertemu langsung. Hingga Kamis lalu (3/12/2020) saya berkesempatan mengunjungi Desa Juranalas dan Desa Marente untuk penandatanganan kerja sama dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) untuk Pengembangan Desa Inklusif di Sumbawa.

UTS dengan program MERDEKA (Membangun Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat) memiliki tujuan dan visi yang sama dengan KAGAMA dalam upaya melakukan pembangunan dimulai 

 

 dari desa. Oleh karena itu, sinergi yang didukung oleh Kemendes RI ini akan memperkuat maksud tersebut.

Robby adalah alumni Program Studi Teknobiologi UTS. Dia berasal dari Marente. Pasca kelulusannya, ia kembali ke desanya untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatnya saat kuliah. Robby menjadi pengusaha muda yang memberdayakan potensi desanya dengan melibatkan masyarakat setempat.

Ini kunjungan saya yang pertama ke Marente. Sekilas saya melihat potensi budi daya perikanan bisa menjadi andalan, karena pasokan air yang mengalir, yang bahkan menurut Robby air mengalir sepanjang tahun. Maka ketika memasuki desa Marente, kita disuguhi pemandangan sawah yang hijau.

Robby mengembangkan konsep mina padi, yang mengkombinasikan penanaman padi dengan budi daya ikan nila. Ia membuat sendiri probiotik untuk ikannya dan pembibitan/pemijahan bibitnya. Ilmu itu ia dapat dari dosennya, Pak Andi Baso, Pak Izzul dan dosen FTB lainnya.

Untuk satu petak sawah, modal pembuatan probiotiknya hanya Rp 12 ribu saja. Hasil satu petak padi bisa menghasilkan gabah setara dengan Rp 385 ribu. Sementara hasil panen ikannya bisa mencapai 8-10 kali lipatnya. Sangat menjanjikan.

Selain mina padi, Robby mengembangkan potensi lokal berupa produk kopi. Untuk mengolah kopi, ia melibatkan Ibu Ibu setempat. Setiap produksi, mereka bisa mendapatkan penghasilan Rp 50-80 ribu/orang untuk membantu menyanggrai kopi. Sungguh luar biasa.

UTS memiliki misi untuk melahirkan banyak Robby lainnya. Sehingga kedepan, inkubasi bisnis dari para alumni akan menjadi prioritas. Karena seorang pengusaha akan membawa dampak bagi kemajuan daerah