Rector Notes

Kedatangan salah satu alumni Prodi Teknik Sipil Ali Syahidullah Jasin

Rector Notes No. 123

Kemarin saya kedatangan tamu, salah satu alumni kami dari Program Studi Teknik Sipil, mas Ali Syahidullah Jasin.
Ali masuk UTS pada tahun 2014 dan mendapatkan beasiswa di UTS selama 1 tahun. Setelah itu ia harus membiayai kuliahnya secara mandiri.


Ali bercerita bahwa kedatangannya ke kampus untuk mengurus ijazah yang belum sempat diterimanya karena setelah yudisium, Ali berangkat ke Jakarta. Mendengarkan ceritanya yang penuh dengan perjuangan membuat saya kagum padanya. Ia harus berjuang membiayai hidup dan kuliahnya, plus membantu keluarganya.

Di kampus ini ada sebuah jaminan, bahwa seorang mahasiswa tidak akan dikeluarkan (drop out) hanya karena ia tidak mampu membayar biaya kuliahnya. Ada mekanisme untuk mencicil kuliah, potongan kuliah dan beasiswa. Lebih dari 3000 orang telah menerima beasiswa yang bersumber dari bantuan negara, donatur dan dana internal kampus.

Kita memahami bahwa biaya operasional pendidikan tidaklah murah. Untuk itulah saat ini kami berjuang keras agar menciptakan “mesin mesin produksi” bagi kampus ini. Ada dalam bidang peternakan, perikanan, kehutanan, jasa konsultan dll. Kami bertekad untuk tidak menaikkan biaya kuliah, bahkan jika mungkin menurunkannya. Supaya lebih banyak lagi putra putri bangsa ini untuk mengakses pendidikan tinggi.

Sekarang Ali menjadi Konsultan Individu di Kementerian PUPR. Saya turut bangga dengan posisi yang dicapainya. Saya mendengarkan ceritanya mengenai Building Information Modeling (BIM), salah satu kompetensi teknis yang diperlukan oleh seorang lulusan dari Prodi Teknik Sipil. Ia menawarkan expertisenya untuk ditularkan kepada adik adiknya di kampus. Tentu saya menyambutnya dengan baik dan akan memfasilitasinya.

Terima kasih Ali, kontribusi para alumni terhadap almamater memiliki peranan besar bagi kemajuan kampus Elang Muda!

#utsmembumidanmendunia