Rektor Note

Mahasiswa Pemberi Solusi

Rector Notes No. 364

.

Suatu waktu saya melihat ada setumpuk ratusan kursi lipat yang sudah rusak. Kondisinya berkarat karena ditempatkan di luar sehingga terkena hujan dan panas. Staf kami menyarankan untuk dijual saja ke tukang rongsokan. Dikilo, selesai.

Namun saya tidak menyetujui sarannya tersebut. Saya minta para mahasiswa Teknik Mesin untuk ikut berfikir. Bisakah kursi lipat tersebut untuk diperbaiki. Dari perhitungan, biaya untuk memperbaiki jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli kursi yang baru.

Dibongkarlah kursi kursi tersebut di Workshop Teknik Mesin. Dibeli lah alat semprot cat elektrik, cat, baud/skrup, lapisan tempat duduk, dll. Sebagai balas jasanya, kampus akan membeli kursi yang telah diperbaiki. Uangnya yang diperoleh akan digunakan untuk keperluan pengembangan organisasi.

 

Mungkin hal ini terdengar hal yang biasa saja. Namun yang sedang kita coba tanamkan adalah untuk membentuk pola pikir agar kritis mencari solusi dari setiap permasalahan. Di tengah masyarakat begitu banyak tantangan yang perlu diselesaikan dan memerlukan sentuhan para intelektual. Mahasiswa yang kritis dan peduli sangat diharapkan kehadirannya.

Sore itu saya berbincang dengan Arif, Ketua Himpunan Mahasiswa Mesin @hmm.uts @universitasteknologisumbawa . Senang mendengar rencana mereka untuk memberikan pelayanan servis kendaraan bermotor bagi warga kampus. Mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah. Karena kuliah tanpa praktek juga akan pincang hasilnya. Kami akan terus dukung dengan segenap kemampuan yang dimiliki.

#utsmembumidanmendunia