Rektor Note

Inspirasi dari Duo Ari(e)s

Rector Notes No. 338

Selasa lalu, oleh Sekolah Pascasarjana UTS @sekolahpascauts saya dijadwalkan untuk menguji tesis dua orang mahasiswa Magister, Aries Zulkarnain dan Aris Sugiarto. Kedua sidang tesis tersebut dijadwalkan offline di UTS – Sumbawa.

Karena pada hari yang sama saya juga harus berada di Mataram untuk penandatanganan kerjasama dengan BPOM dan Disperin, maka terpaksa saya harus melakukannya secara online dari Pulau Lombok.

Selepas penandatangan kerjasama dan silaturahmi dengan Bappeda, saya melipir ke Pendopo Gubernur dan meminta izin kepada staf khusus untuk dapat menggunakan ruangan.

Tepat pukul 13 sidang tesis dibuka. Dr. Ahmad Yamin dan Pak Aka Kurnia sebagai Pembimbing 1 dan 2 masing masing memberikan sambutannya terkait topik dan proses pembimbingan. Keduanya memuji sang mahasiswa yang menurutnya menunjukkan performa yang sangat baik.

Selepas presentasi, Dr. Umar dan Dr. Kiki Yulianto memberikan pertanyaan dan saran kritis yang kemudian dijawab dengan baik. Hingga tiba pada akhirnya, setelah rapat tertutup mahasiswa diminta untuk masuk dalam ruangan

Disitu suara saya sebagai ketua penguji mulai terdengar terbata bata karena terharu. Dalam pengalaman akademik saya selama menjadi penguji ratusan kali, belum pernah saya sebegitu emosional.

Pak Aries Zulkarnain menjadi contoh nyata, bahwa semangat belajar perlu terus dipupuk. Sepaniang hayat dikandung badan. Usia yang tak lagi muda (74 tahun) tidak menjadi halangan untuk terus belajar.

Selamat ayahanda Aries Zulkarnain. Semoga ilmu yang didapatkan berkah dan menjadi pelita masyarakat banyak.

#utsmembumidanmendunia