Rector Notes

Inovasi itu perlu dikelola

Rector Notes No. 298

Wuih.. tinggal dua lagi, Rector Notes (RN) genap mencapai 300. Alhamdulillah, banyak kisah yang saya sudah catat, sebagai bagian dari dokumentasi selama saya memimpin kampus ini. Setiap pikiran, perubahan, perkembangan yang terjadi di kampus saya coba tuliskan. Agar stakeholders mengetahuinya. Meski tidak semuanya. Kadang kalau sedang padat, tak sempat juga menulisnya.

Terus terang, saya membuat RN ini terinspirasi dari Pak Dahlan Iskan. Saya termasuk penggemar tulisan tulisannya ketika beliau menjadi direktur PLN yang membuat tulisan seri Manufacturing Hopes. Bagaimana agar pikirannya sebagai orang nomor satu di perusahaan setrum ini bisa juga diketahui oleh para pegawainya yang ribuan dari Sabang sampai Merauke.

Pagi ini Program Studi Magister Manajemen Inovasi Sekolah Pascasarjana @universitasteknologisumbawa melaksanakan Kuliah Umum. Para mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah di NTB datang ke kampus. Terlihat wajah suka cita para mahasiswa yang datang ke kampus Elang Muda. Karena biasanya mereka hanya bisa kuliah melalui media online saja. Kali ini mereka bisa langsung bersilaturahmi satu dengan yang lain.

Pak Gubernur berkesempatan hadir memberikan keynote speech. Seperti biasa, meski kuliah yang diberikan cukup singkat karena ada agenda lainnya, Dr. Zul memberikan speech yang sarat dengan pesan yang mudah diingat. Pembicaranya, Dr. Amry, Kepala Bapenda Prov. NTB. Beliau seorang akademisi yang menjadi birokrat dan dimoderatori Dr. Muh. Saleh.

Saat ini Prodi Manajemen Inovasi memiliki 282 mahasiswa. Hampir seluruhnya sudah bekerja atau memiliki usaha. Ada yang berprofesi sebagai anggota dewan, kepala sekolah, guru, pengusaha, birokrat dll. Saya membayangkan, jika setiap mahasiswa menghadirkan inovasi di tempat kerja atau institusinya masing masing yang dituangkan dalam tesisnya, maka dalam 1 tahun kedepan akan ada 280 inovasi baru untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah tengah masyarakat. Tesis tesis itu tidak boleh tidur dan berhenti hanya di rak rak perpustakaan. Harus dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar.

Kuy, pendaftaran dibuka sampai 30 Sept!

#utsmembumidanmendunia