Rector Notes

FRS dan FTLM : Dua Fakultas Baru di UTS

Rector Notes No. 274

Pada tahun kedua ini, arah pengembangan universitas sesuai dengan Renstra 2020-2024 difokuskan pada dua hal : (1) meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi dan (2) meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Berbagai program telah disusun di tingkat program studi, fakultas dan universitas untuk merealisasikan kedua sasaran tersebut.

Penambahan program studi baru dapat dimaknai sebagai langkah mewujudkan fokus yang ke-dua. Karena selain dapat menambah cabang ilmu pengetahuan dan teknologi baru, kehadiran prodi baru juga dapat menambah jumlah mahasiswa yang berkuliah di kampus.

. Dosennya pun baru. Dosen dosen eksisting yang kurang/tidak linear dengan bidang kepakarannya diarahkan pada prodi baru sesuai dengan pendidikan dan keahliannya. Sehingga mereka kedepan bisa cepat berkembang karir akademiknya.

Fakultas Teknik adalah fakultas yang memiliki paling banyak program studi. Untuk efektivitas manajemen, pengembangan keilmuan baru, linearisasi kepakaran/pendidikan dosen dan peningkatan akses pendidikan tinggi, Senat Universitas dan Yayasan telah menyetujui dimekarkannya Fakultas Teknik menjadi dua fakultas : Fakultas Rekayasa Sistem (FRS – Faculty of System Engineering) dan Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral (FTLM – Faculty of Environment and Mineral Technology).

Prodi yang ada di FRS yaitu : Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Teknik Informatika. Sementara di FTLM : Teknik Sipil, Teknik Lingkungan dan Teknik Metalurgi. Saat ini kami sedang mengajukan pembukaan prodi baru kepada DIKTI. Untuk FRS : Teknik Sistem Energi, sedangkan untuk FTLM : Teknik Pertambangan, Teknik Geofisika dan Teknik Kelautan. Sehingga jika semua prodi tersebut telah disetujui, FRS akan memiliki 5 prodi dan FTLM 6 prodi.

Program studi lainnya yang sedang dalam tahap pengajuan di FEB : Kewirausahaan, Bisnis Digital, Ilmu Aktuaria, di FIKOM : Hubungan Internasional, Sastra Inggris dan Kajian Televisi, Film dan Media, di FTB : Ilmu Perikanan dan di Fateta : Konservasi Sumber Daya Alam. Juga sedang disiapkan dibukanya Fakultas Kedokteran : Ilmu Kedokteran, dan FMIPA : Fisika dan Matematika.

Hingga saat ini, prodi yang telah disetujui baru dua: Peternakan dan Teknik Lingkungan.
Sehingga total, jika Allah SWT mengizinkan, UTS akan memiliki 31 prodi Sarjana dan 1 pascasarjana. Artinya, dalam 4-5 tahun kedepan, jumlah mahasiswa akan menjadi dua kali lipat dari saat ini. Dari 4 ribuan, menjadi 8-10 ribuan. Akses untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang terjangkau oleh masyarakat, khususnya di Indonesia Timur, menjadi terbuka lebar.