Rector Notes

Electromobility

Rector Notes No. 266 

Beberapa tahun belakangan ini di dunia sedang berkembang konsep electromobility atau e-mobility. Sesuai dengan namanya, e-mobility berarti mobilitas, perpindahan, atau transportasi yang menggunakan tenaga elektrik. Bukan hanya mobil listrik, namun juga sepeda, skuter, motor, hingga drone untuk berbagai keperluan masuk dalam bidang ini. Demikian juga kapal hingga pesawat yang digerakkan oleh tenaga listrik telah banyak dibuat prototipenya.

Kemarin kami kedatangan Pak Marcin Schmidt, seorang warga negara Polandia yang menggeluti bidang e-mobility. Beliau salah satu penggagas forum International Academy for Driving Change Together (IADCT) yang merupakan konsorsium internasional yang concern dengan e-mobility melalui pendidikan dan sharing pengalaman (best practice) para anggotanya. Dalam waktu dekat @universitasteknologisumbawa akan bergabung sebagai salah satu membernya.

Sejak tahun lalu, UTS yang bekerjasama dengan IKM lokal telah membuat beberapa prototype sepeda listrik. Melihat hal ini Pak Marcin sangat surprise. Sebelum melihat workshop NgebUTS kami, ia mengira bahwa kami memiliki pabrik yang besar, dilengkapi dengan fasilitas pendukung super. Eh, ternyata hanya sebuah industri home-made dengan peralatan seadanya. Total dalam 8 bulan ini sudah 60an sepeda listrik dihasilkan dengan 4-5 orang pegawai dan melibatkan siswa SMK dan para mahasiswa magang. Pak Marcin berkomentar, bagaimana jika dilengkapi dengan line produksi dan pegawai yang banyak, tentu bisa menghasilkan banyak produk dan harga produksi bisa menurun signifikan.

Kedepan, UTS akan menawarkan kelas atau mata kuliah yang terkait dengan e-mobility. Bidang ini adalah bidang multidisiplin, bukan hanya bidang keilmuan elektro, tetapi teknik mesin, teknik lingkungan, teknik informatika hingga bidang ekonomi dan ilmu komunikasi bisa terlibat. Di gedung integrated lab yang baru, ada satu office yang akan didedikasikan untuk mengurusi e-mobility ini. Biar kita tidak ketinggalan dengan apa yang sedang booming di dunia. Biar kita sejajar dengan negara negara lainnya. Kontribusi Boak Dalam – Sumbawa untuk dunia yang bersih dan ramah lingkungan.

#utsmembumidanmendunia