Rector Notes

Pengembangan budi daya Ikan lele berbasis Bioflok

Rector Notes No. 167

Teruntuk masyarakat Sumbawa dan sekitarnya, jika ingin belajar budidaya ikan lele dengan metode bioflok, tidak perlu jauh jauh ke Pulau Jawa untuk mendapatkan ilmunya. Silamo datang ke Desa Pernek, Moyo Hulu, karena disana, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) @universitasteknologisumbawa sedang mengembangkan budi daya lele berbasis bioflok yang dikombinasikan dengan tanaman sayur hidroponik. Project ini berhasil didanai oleh Kemendikbud melalui program PHP2D tahun 2020 dan bekerjasama dengan pemerintah Desa Pernek.

Mereka dibimbing oleh Pak Andi Baso Manguntungi, dosen kami yang sangat produktif dalam menghasilkan berbagai penelitian terapan yang berguna bagi masyarakat banyak. Bioflok menggunakan bakteri probiotik khusus yang dikembangkan oleh tim Pak Andi Baso bersama para mahasiswanya. Konon ada 7 jenis bakteri menguntungkan yang terdapat dalam probiotik tersebut.

Yang menarik, kolam budi daya lele ini dipadukan dengan tanaman sayuran hidroponik seperti salada dan pakchoy. Air kolam ikan yang agak kotor disirkulasikan melalui tanaman sayuran yang kemudian diserap oleh akar akarnya dan menjadi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman.

Sukses untuk Daulat, Zaki, Halim dan teman teman BEM @php2d_bem_uts_lentera_karya. Juga untuk Pak Andi Baso dan Pak Aldi dari Desa Pernek. Aksi nyata ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas jamuan makan siang yang nikmat.

#utsmembumidanmendunia
#kampusmerdekauts