Rector Notes

Mengenal sosok pak Wawan yang menjadi rekanan tim ngebUTS

Rector Notes No. 90

Namanya Pak Wawan. Tinggalnya di Boak Dalam, Unter Iwis, Sumbawa. Ia adalah pemilik Alfan Motor, yang menjadi rekanan sepeda motor listrik NgebUTS.


Latar belakang pendidikannya bukan berasal dari pendidikan keteknikan, namun bidang ekonomi. Tepatnya lulusan SMEA. Secara otodidak Pak Wawan menggeluti dunia perbengkelan sejak tahun 2004. Sebelum membuka bengkel, ia pernah menjadi sopir di sebuah dinas pemerintahan di Sumbawa.

Suatu hari di bulan Maret, tim NgebUTS yang terdiri dari para dosen UTS mencari rekanan bengkel yang akan membantu mengembangkan sepeda motor listrik kami. Kami berkunjung ke beberapa bengkel lokal di sekitar kampus dan bertemulah kami dengan Alfan Motor. Sebenarnya kita bisa saja mengembangkannya sendiri di dalam kampus. Namun bukan itu yang kami inginkan. Tujuan utamanya adalah bagaimana membantu mengembangkan IKM lokal, sesuai dengan Program Industrialisasi yang digagas oleh Pemprov NTB.

Oleh karena itu baik kampus dan IKM perlu bersinergi. Prinsip dari sebuah kerjasama adalah mutualisme, saling menguntungkan. Disini ada pembagian peran. Kampus memberikan grand design sepeda motor listrik termasuk rantai pasok komponen, sedangkan IKM yang merealisasikannya. Kampus banyak diuntungkan, salah satunya, mahasiswa kami bisa magang/belajar dari IKM. IKM juga menjadi dapat berkembang.

Dalam sebuah sinergi, ada sebuah kata kata bijak yang saya senangi. If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together. Dan NgebUTS ini menyatukan keduanya, go fast dan go far together.

#utsmembumidanmendunia