Rector Notes

Pencapaian dari Sivitas Academica

Rector Notes No. 70

Alhamdulillah, pencapaian demi pencapaian dari sivitas academica @universitasteknologisumbawa terus diraih. Salah satu dosen terbaik kami, Dr. Muhammad Hilmy Alfaruqi dari Prodi Teknik Metalurgi dinobatkan sebagai Top 15 Penghargaan SINTA 2020 dari Kemenristek/BRIN yang diumumkan oleh Menteri Prof. Bambang Brodjonegoro kemarin sore. Penghargaan itu diberikan kepada 500 peneliti terbaik di Indonesia, dari total peneliti yang terdaftar > 195.000 orang.

Dr. Hilmy, bersama dengan 3 orang peneliti lainnya, diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Prof. Dr. Heri Hermansyah, Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek/BRIN yang bertindak sebagai moderator mengungkapkan bahwa keempat peneliti tersebut mewakili unsur usia, gender dan wilayah.




Khususnya Dr. Hilmy yang usianya baru beranjak 34 adalah peneliti termuda. Dan kampus UTS yang berada di Wilayah Timur Indonesia, menunjukkan bahwa para peneliti kita di Wilayah Timur pun mampu berkarya dengan baik. Where there is a will, there is a way. Begitu yang selalu diajarkan oleh Founding Fathers UTS, Dr. Zulkieflimansyah (@zulkieflimansyah)

Kemarin saya diundang untuk hadir secara virtual dalam pertemuan tersebut. Ada rasa haru dan bangga. Bagi saya Dr. Hilmy sudah seperti adik sendiri. Kami punya bidang riset yang sama, yaitu material elektrokimia. Aplikasinya untuk material penyimpanan energi seperti baterai. Kami pernah mendirikan Masyarakat Elektrokimia Indonesia. Kita sama sama belajar di Negeri Ginseng, Korea Selatan. Dr. Hilmy adalah mantan Presiden Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan (Perpika).
.
Dr. Hilmy dibimbing oleh Prof. Jaekook Kim dari Chonnam Natl Univ. Prof. Kim adalah murid dari Prof. Goodenough, embahnya baterai lithium yang beberapa waktu lalu mendapatkan Nobel Prize. Dengan kata lain Dr. Hilmy adalah “cucunya” Prof. Goodenough.

Apa yang dicapai oleh Dr. Hilmy bukanlah pencapaian sesaat. Dan penghargaan ini bukanlah sebuah tujuan. Kami selalu menganggapnya sebagai bonus saja. Tujuan kita sebagai peneliti adalah bagaimana sebanyak banyaknya memberi banyak manfaat kepada masyarakat sesuai bidang keilmuan yang digeluti.

#utsmembumidanmendunia