Rector Notes

2 bulan menjabat sebagai Rektor

Rector Notes No. 48

Hari ini tepat 2 bulan saya menjabat sebagai Rektor. Banyak yang telah kami lakukan ditengah keterbatasan bergerak karena pandemi Covid 19. Namun 

 saya di rektorat tetap bekerja meski harus dari rumah. Demikian juga dengan para dosen, mereka tetap melakukan tridarma perguruan tinggi seperti biasanya.

Minggu minggu pertama saya menjabat, saya banyak mendengar masukan dari para dosen maupun tendik. Ini saya perlukan untuk melihat seberapa jauh kita akan melangkah dan seberapa NgebUTS untuk mencapainya. .
Dua minggu setelah dilantik, kami selesai membentuk struktur organisasi baru. Terus terang untuk struktur baru ini saya mencontoh dari almamater saya, UI saat dibawah kepemimpinan Prof. Muhammad Anis. Karena menurut penilaian saya, struktur tersebut sangat efektif dan efisien. Toh untuk hal hal yang baik tidak ada salahnya kita meniru. Meski tidak semua sama, ada beberapa penyesuaian.

Dibawah Rektor ada posisi Sekretaris Universitas, dan 4 Wakil Rektor. Warek 1 bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia. Warek 2 Bidang Keuangan dan Fasilitas. Warek 3 Bidang Riset dan Inovasi dan Warek 4 Bidang Kerjasama dan Pengembangan Universitas.

Saya sangat memperhatikan jenjang karir dosen. Tidak ada posisi pimpinan tersebut yang berasal dari dosen yang belum pernah menduduki jabatan struktural. Mereka sebelumnya adalah wakil rektor, Dekan, dan Kepala kantor/lembaga.

Salah satu aspek yang ingin saya tingkatkan disini adalah penelitian. Baik kualitas maupun kuantitasnya. Termasuk didalamnya adalah Hak Kekayaan Intelektual (HKI). .
Alhamdulillah, dalam waktu 2 bulan ini UTS telah berhasil menelurkan 13 HKI, dimana 7 hak cipta (copyrights) telah granted dan 6 lainnya saat ini dalam proses pengajuan. Ada dalam bentuk buku, poster, artikel, aplikasi software dan sebagainya. Dalam waktu dekat kami juga akan mendaftarkan hak cipta lagu Mars UTS karya Sigar Chantiano dan Agus Harlian.

Selamat untuk Pak Umam, Bu Shinta, Bu Titi, Pak Dayat, Pak Widi, Pak Lukman, Pak Ajat, dan lainnya. Tentu ini akan menginspirasi dan memotivasi para sivitas academica UTS lainnya.