News

“Dewa” Motor Listrik Kini Pimpin UTS

Rektor Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS), resmi berganti. Yang sebelumnya dijabat Dr. Andy Tirta, M.Sc, kini berganti dengan Ir. Chairul Hudaya, ST., M.Eng., Ph.D., IPM. Ditandai dengan kegiatan sertijab yang dilaksanakan di GOR UTS, kemarin.

Sertijab dipimpin langsung oleh Pembina Yayasan Dea Mas DR. Zulkieflimansyah, yang juga Gubernur NTB. Kegiatan itu juga dihadiri jajaran akademisi di UTS.

Pembina Yayasan Dea Mas, Dr.Zulkieflimansyah, mengungkapkan dia dikenalkan dengan Chairul Hudaya oleh Andy Tirta. Zul mengaku awalnya tidak yakin bahwa Chairul akan mau menjadi rector UTS. Karena saat itu dia tengah mengerjakan proyek miliaran rupiah. Chairul juga menduduki salah satu posisi penting di Universitas Indonesia.

Akhirnya, setelah dibujuk, Chairul mau untuk ke Sumbawa. Chairul ingin berkontribusi bagi NTB dan Indonesia. Selama kepemimpinan Andy Tirta, semua program studi (prodi) terakreditasi. Hal itu bukan pekerjaan yang sederhana. Namun, semua bisa terealisasi.

Setelah kepemimpinannya selama empat tahun di UTS, Andy Tirta juga diminta ikut mengembangkan rencana motor listrik di NTB. Dimana Chairul juga pakar dalam pengembangan sepeda motor dan mobil listrik di Indonesia. “Jadi, kita berani mencanangkan motor listrik ini, karena “dewanya” sekarang ada di Universitas Tekhnologi Sumbawa,” tegas gubernur.

Menurut gubernur, jika motor listrik bisa terealisasi, ini bukan sekedar gagah-gagahan saja. Tapi merupakan sebuah lompatan psikologis dan pemikiran warga Sumbawa serta NTB. Jika bisa tercipta, maka gubernur bisa mewajibkan desa untuk menggunakan motor listrik. Untuk menjaga keasrian lingkungan, sumbangan pemda juga bisa berupa motor listrik.

Apabila hal ini bisa tercipta, maka masyarakat di Sumbawa dan NTB bisa menciptakan apa saja. Salah satu contohnya, mungkin nanti bisa dibuat drone yang fungsinya untuk memupuk tanaman jagung. Dengan kepemimpinan Chairul Hudaya di UTS, diharapkan terobosan-terobosan ini bisa terwujud.

“Jika motor listrik, drone bisa dibangun di sini, maka di seluruh Indonesia bisa dibangun. Kita ingin menggerakkan Jakarta. Bahwa tekhnologi bukan hanya milik Bandung atau Jakarta atau Surabaya. Tekhnologi yang kata orang canggih, bisa kita desain dari kaki Olat Maras ini,” terangnya.

Diharapkan, kehadiran Chairul bisa menjadi inspirasi anak muda di sini. Gubernur menitipkan kepada Andy dan Chairul bahwa ada sejumlah tantangan yang berat kedepannya. Dengan pergantian rektor ini, diharapkan bisa menjadi semangat baru. Sehingga UTS bisa melangkah ke depan dengan lebih optimis (run).